Makalah Teknologi Indera Berat Yg Digunakan Buat Proyek Pertambangan

 Puji & syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yg telah menaruh rahmat dan karunia-Nya sebagai akibatnya penulis dapat menyelesaiakan karya tulis ilmiah menggunakan judul Makalah teknologi indera berat yg digunakan untuk proyek pertambangan. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas pada mata kuliahan Konsep teknologi.

Atas bimbingan bapak dosen maka disusunlah makalah ini. Semoga dengan tersusunnya makalah ini diperlukan bisa bermanfaat bagi kami seluruh dalam memenuhi galat satu kondisi tugas kami pada perkuliahan. Karya tulis ini dibutuhkan bisa bermanfaat dengan efisien pada proses perkuliahan.

Dalam menyusun makalah ini, penulis banyak memperoleh donasi dari banyak sekali pihak, maka penulis mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang terkait. Dalam menyusun karya tulis ini penulis sudah berusaha dengan segenap kemampuan buat membuat karya tulis yg sebaik-baiknya.

Sebagai pemula tentunya masih poly kekurangan dan kesalahan dalam makalah ini, oleh karenanya kami mengharapkan kritik dan saran supaya makalah ini sanggup menjadi lebih baik.

Demikianlah istilah pengantar karya tulis ini & penulis berharap semoga karya ilmiah ini bisa digunakan sebagaimana mestinya. Amin.

        STUDY PUSTAKABullalamat linajaya dozerLoaderExcavatorMotor GraderDump Truck

Alat berat yang kita kenal didalam ilmu teknik sipil adalah indera yang digunakan buat membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur. Penggunaan indera berat yg kurang tepat dengan syarat & situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal atau sasaran yang telah pada tentukan, atau kerugian perbaikan yang tidak semestinya. Oleh karena itu sebelum memilih tipe & jumlah peralatan dan attachmentnya, haruslah dipahami fungsi & aplikasinya. Terdapat beraneka macam indera yang sering di gunakan dalam pekerjaan konstruksi, tetapi yang akan dibahas dalam makalah ini hanya alat-alat yang umum dipakai buat pekerjaan konstruksi saja. Adapun indera-alat yg akan di bahas tadi antaranya : bulldozer, indera pengangkut seperti loader, indera gali atau excavator, motor grader, & indera pengangkut jarak jauh seperti dump truck. Disini akan diberikan juga contoh perhitungan sewa alat berat bali prodktivitas buat setiap jenis alat yg akan dibahas.

STUDY PUSTAKABulldozer

Bulldozer adalah suatu indera berat yang mempunyai roda rantai (track shoe) untuk pekerjaan serbaguna yg mempunyai kemampuan traksi yg tinggi. Bisa digunakan buat menggali (digging), mendorong (pushing), menggusur meratakan (spreading), menarik beban, menimbun (filling), dan banyak lagi. Mampu beroperasi di daerah yg lunak sampai wilayah yang keras sekalipun. Dengan swamp dozer buat daerah yang sangat lunak, & daerah yang sangat keras perlu dibantu menggunakan ripper (alat garu), atau menggunakan blasting (peledakan menggunakan tujuan pemecahan pada berukuran tertentu). Mampu beroperasi pada wilayah yang miring dengan sudut kemiringan eksklusif, berbukit, apalagi didaerah yg rata. Jarak dorong efisien berkisar antara 25-40 meter dan tidak lebih menurut 100 meter. Jarak mundur nir boleh terlalu jauh, jika perlu gerakan mendorong dilakukan secara estafet. Mendorong pada wilayah turunan lebih efektif & produktif daripada di wilayah tanjakan. Attachment yg umumnya menyertainya diantaranya: beragam blade, towing, winch, ripper, tree pusher, harrow, disc plough, towed scraper, sheep foot roller, peralatan pipe layer, dan lain-laiin.

Pada dasarnya bulldozer adalah alat yg memakai traktor sebagai penggerak utamanya, merupakan traktor yang dilengkapi dozer attachment pada hal ini perlengkapannya attachment adalah blade. Sebenarnya, bulldozer merupakan nama jenis dari dozer, selain mendorong lurus ke depan, pula memungkinkan untuk mendorong ke samping dengan sudut 250 terhadap kedudukan lurus.

Jenis pekerjaan yang umumnya menggunakan bulldozer merupakan:

         Mengupas top soil dan pencucian lahan & pepohonan,

         Pembukaan jalan baru,

         Pemindahan material pada jarak pendek hingga dengan 100 m,

         Membantu mengisi material dalam scraper,

         Menyebarkan material,

         Mengisi kembali saluran,

         Membersihkan quarry.

Gambar dua.1 Bulldozer.                                                                                                    Blade

Dalam pengoperasian, bulldozer dilengkapi dengan blade yg dapat distel sedemikian rupa sinkron kebutuhan yg diinginkan, buat itu dikenal aneka macam macam blade yg dipakai dalam bulldozer atau angel dozer yaitu:

  Universal Blade (U-Blade)

Blade jenis ini dilengkapi dengan sayap (wing) yang masih ada disisi blade buat efektifitas produksi. Hal ini memungkinkan bulldozer membawa/mendorong muatan lebih poly lantaran kehilangan muatan yg relative kecil pada jeda yg relatif jauh. Umumnya bulldozer jenis ini acapkali dipakai buat pekerjaan reklamasi tanah (land reclamation), stock pile work, & sebagainya.

  Straight Blade (S-Blade)

Straight blade cocok dipakai buat semua jenis lapangan, blade ini juga merupakan modifikasi menurut U-Blade, maneuver lebih gampang dan balade ini pula bisa menghandel material menggunakan gampang.

Angling blade dibentuk untuk posisi lurus & menyudut. Blade ini juga bisa dibentuk buat:Pembuangan ke samping (side casting)Pembukaan jalan (pioneering roads)Menggali saluran (cutting ditches)Pekerjaan lain yg sesuai.

Chusion blade dilengkapi menggunakan bantalan karet (Rubber cushion) yg berfungsi buat meredam tumbukan. Selain dipakai buat push-loading, jua digunakan untuk pemeliharaan jalan & pekerjaan dozing lainnya mengingat lebar C-Blade ini memungkinkan buat mempertinggi kmampuan maneuver.Produktivitas Dozer

Produktifitas dozer sangat bergantung pada berukuran blade, berukuran traktor & jeda tempuh. Perhitungan produktivitas dipengaruhi menurut volume yang dipindahkan dalam 1 daur dan pada 1 jam pegoperasian.Kapasitas Blade

Kapasitas blade bisa dicari menurut data dalam table atau melalui perhitungan. Rumus dari kapasitas blade (dalam lcm) adalah:

Nilai W = 1,5 hingga 1,67 (satuan dalam meter) buat sudut α antara 30-33º.Waktu Siklus

Pengisian blade umumnya dilakukan dalam 40-50 ft (13-17 m) pertama menurut jarak tempuh. Pada ketika kembali, blade dalam keadaan kosong. Waktu angkut & kembali bulldozer bisa dipengaruhi menurut jarak dibagi kecepatan buat setiap variable. Perhitungan waktu daur jua dipengaruhi oleh suatu saat yg konsisten (fixed time) yang merupakan ketika yg diharapkan bulldozer buat meningkatkan kecepatan & memperlambat laju tunggangan. FT dalam umumnya berkisar antara 0,10-0,15 mnt. Waktu yg diperlukan sang dozer untuk melakukan 1 daur merupakan:

CT= FT + HT + RTProduktivitas

Perhitungan maksimum produktivitas bulldozer bisa dicari dengan menggunakan rumus:

Hitung produktivitas bulldozer yang dipakai buat memindahkan pasir kering sejauh 60 m menggunakan memakai S-Blade yang berdimensi 3,36 m panjang & tinggi 1,256 m. Diperkirakan kecepatan dozer merupakan tiga km/jam & kecepatan pulang 4 km/jam dengan saat tetap 0,tiga mnt.ketika operasi 60 mnt.

Waktu siklus: CT = dua,1 + 0,3 = 2,4 mnt

Alat penggerak loader dapat diklasifikasikan menjadi roda crawler atau ban. Loader beroda crawler atau crawler-tractor-mounted mempunyai roda yang seperti menggunakan dozer hanya dipasang lebih maju ke depan buat menstabilkan alat pada waktu mengangkut material. Loader beroda ban atau wheel-tractor-mounted terdiri atas 4-wheel-drive & rear-wheel drive. Rear-wheel-drive umumnya dipakai buat menggali 4-wheel-drive cocok buat membawa bucket bermuatan penuh.

Bucket digunakan buat mmenggali, memuat tanah atau material yg granular, mengangkatnya dan lalu di angkut buat dibuang (dumping) dalam suatu ketinggian pada dump truck dan sebagainya. Bucket yang dipasangkan pada loader dapat berupa general purpose bucket, rock bucket, side dump bucket, & multi purpose bucket. Ukuran bucket berkisar antara 0,15 m3 hingga 15 m3. Ukuran yg paling seringkali dipakai merupakan 6 m3.

Penggunaan loader yang lain adalah buat menggali pondasi basement, menggunakan kondisi ruangnya memungkinkan buat bekerjanya loader. Disamping itu pula bisa digunakan untuk memuat material yg sudah diledakkan, contohnya dalam pembuatan terowongan, pada wilayah pengambilan batu (quarrying). Loader juga bisa digunakan buat menggali butiran-butiran tanggal bebatuan buat dibongkar “grizly hopper” dalam crusher plant.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *