Cara Memulai Bisnis Anda Sendiri Tanpa Uang

Membangun & mempertahankan bisnis milik Anda sendiri itu bukan hanya jalan menuju kekayaan – ini merupakan cara menuntut impian hayati Anda dan menemukan kepuasan eksklusif. Ini bukan jalan yang gampang, namun ini yg harus dilalui oleh semua wirausahawan hebat sepanjang sejarah. Walaupun memulai bisnis itu lebih mudah apabila Anda memiliki cadangan uang yang akbar, Anda masih bisa menciptakan usaha yg sukses menurut nol menggunakan kecerdasan, kegigihan, & pengabdianmeskipun Anda tidak kaya. Jika Anda bersedia bekerja keras dan belajar dari kesalahan-kesalahan Anda, Anda memiliki kesempatan langka buat menciptakan bisnis sukses yang bisa Anda banggakan.

Tetaplah dalam pekerjaan Anda sekarang ini. Dengan mempertahankan asal penghidupan yang bisa diandalkan, Anda mencegah diri berdasarkan mengkhawatirkan cara membayar hipotek & kerepotan hutang yg besar . Namun, Anda akan perlu kerja lebih keras lagi. Idealnya, ketika usaha baru Anda mulai berjalan, Anda bisa bertransisi dari pekerja jam penuh pada pekerjaan lamamenjadi konsultan atau pekerja paruh ketika secara bertahap. Suatu ketika nanti, Anda dapat beralih ke bisnis Anda sepenuhnya. Walaupun di dunia konkret proses ini nir begitu mulus, ini selalu lebih aman daripada berhenti kerja sama sekali buat mengikuti impian yang belum terwujudkan.Tahap pertama ini semakin krusial bila Anda harus menafkahi keluarga. Jangan rusak masa depan keluarga Anda dengan meninggalkan sumber masukan utama Anda untuk menuntut virtual eksklusif. Walaupun jadinya lebih susah menyeimbangkan proyek sampingan Anda dengan pekerjaan harian & kehidupan berkeluarga, ini jauh lebih aman.Jika Anda berpikir Anda ingin memulai bisnis Anda sendiri di masa depan, hindari keterikatan kontrak kerja dengan kondisi yg membatasi kemampuan Anda buat mendapatkan sumber pendapatan lain. Jangan takut buat meneliti kontrak Anda bersama seseorang pengacara.

Susun planning bisnis. Bagaimana cara Anda membuat uang? apabila Anda belum mampu menjawab pertanyaan ini, urungkan niat dulu. Tujuan institusi berlaba merupakan membentuk uang – buatlah planning yang terang mengenai cara melakukan ini sebelum Anda menjalankan usaha Anda. Coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut – pertanyaan ini relatif mendasar dan belum rinci:Berapa biayayang Anda perlukan buat menyediakan produk atau layanan ini kepada pelanggan?Berapa harga yang Anda tagihkan kepada pelanggan buat produk atau layanan Anda?Bagaimana caranya nanti Anda berbagi bisnis Anda?Bagaimana caranya usaha Anda akan menawarkan sesuatu yang lebih baik berdasarkan pesaing Anda?Orang yang bagaimana yg perlu Anda pekerjakan? Dapatkah pekerjaannya dilakukan tanpa orang-orang ini?

Lakukan analisis persaingan. Siapakah pesaing Anda? Bagaimana mereka menetapkan harga buat produk atau layanan yg setara dengan tawaran Anda? Dapatkah Anda menyediakan produk atau layanan ini menggunakan kualitas lebih baik atau harga yang lebih rendah dengan realistis? Jika iya, selamat – Anda mungkin bisa! Telaah pasar sekaligus bisnis yg sudah (& belum) menemukan kesuksesan pada pasar ini yg Anda coba masuki .Tidak semua industri sama taraf kemudahan masuknya. Lembaga penelitian usaha IBISWorld merekomendasikan industri-industri tertentu buat pemilik bisnis miniyang beraspirasi karena porto masuknya mini& potensial bertumbuhnya tinggi. Di antaranya: adiministrasi sumber daya & manfaat insan, jualan kaki lima, lelang daring & niaga elektro, pasar swalayan etnis spesifik, pembuatan minuman anggur/alkohol, penerbitan pada internet, dan masih poly lagi.

Telisik & ujilah wangsit-ide Anda. Persiapan dan perencanaan itu penting sebelum memulai bisnis bisnis manapun. Jika mampu, carilah peluang buat melakukan “uji operasi.” Contohnya, bila Anda berpikir mau buka restoran, pertama-tama coba mengolah untuk penggalangan dana tempat tinggalibadah atau sekolah & perhatikan apakah Anda bisa mengendalikan suasana dapur yg sibuk & tentukan apakah kuliner Anda diterima dengan baik. Anda mungkin perlu juga mencoba survei pelanggan potensial buat menaksir apakah mereka akan sering menggunakan usaha hipotetis Anda.Rencana bisnis adalah dokumen yg berubah. Jika output penelitian atau ujian Anda berseberangan dengan rencana Anda saat ini, jangan takut-takut mengubah rencana usaha Anda atau mulai menurut awal. Melakukan hal itu mampu menciptakan frustrasi, namun itu tindakan yg lebih cerdas daripada menanggung risiko usaha Anda gagal dan Anda resah apa penyebabnya.

Cari peluang buat mengembangkan keterampilan menggunakan murah. Jika Anda punya wangsit untukk bisnis yang keterampilan atau keahlian untuk melakukannya tidak Anda miliki, dapatkanlah pelatihan yg Anda butuhkan semurah mungkin. Coba buat konvensi menggunakan forum pelatihan atau perusahaan buat melatih Anda sebagai ganti layanan yg Anda berikan. Masukilah program magang yang dibayar paruh ketika. Carilah peluang menerima ilmu simpel berdasarkan teman, famili, dan kenalan yg berketerampilan. Anda hendaknya memelihara sumber pendapatan selagi Anda melakukan ini – bila ini berarti Anda perlu memperpanjang saat pembinaan Anda, nir apa-apa lah.Jika Anda perlu bersekolah lagi buat ini, daftarkan diri ke acara beasiswa dan paket donasi finansial manapun yang syaratnya Anda penuhi. Mengurus dokumennya bisa memakan ketika, namun hasilnya (pada bentuk uang yg dihematkan) itu sepadan.

Maksimalkan aset Anda yg sudah ada. Ketika Anda membuat bisnis baru dari nol, Anda hendaknya menggunakan sumber daya yang telah Anda miliki semaksimal mungkin, Contohnya, ubah kendaraan beroda empat eksklusif Anda jadi kendaraan beroda empat perusahaan. Ubah garasi Anda jadi workshop. Beberapa menurut perusahaan besarzaman ini (yang paling terkenal, Apple dan Facebook) bermula berdasarkan awal yg sederhana – garasi, ruang bawah tanah, dan kamar kos, contohnya. Jangan segan-segan memaksimalkan kegunaan barang yang sudah Anda miliki!Jika Anda punya tempat tinggal, gunakan itu sebagai situs awal bisnis Anda, alih-alih menyewa tempat kerja. Dengan begini, Anda akan berhemat uang yang dipakai buat bayar sewa. Soal pajak, Anda mungkin mau menuliskan bagian-bagian eksklusif rumah Anda itu kantor rumahan.

Rampingkan rencana ketenagakerjaan Anda. Membayar karyawan itu mahal , terutama apabila Anda ingin mempekerjakan orang profesional yg ahli. Awalnya, buat tenaga kerja Anda itu sekecil mungkin buat meminimalkan pengeluaran. Administrasi Bisnis Kecil AS (SBA) merekomendasikan kurang lebih 50% laba Anda digunakan buat menggaji karyawan.[1]Jika Anda mampu mengerjakan semua aspek bisnisnya tanpa melelahkan diri Anda, dalam awalnya lakukan saja. Kalau tidak, pekerjakan sedikit orang yang diperlukan buat melaksanakan pekerjaannya dengan aman dan profesional. Seiring bisnisnya bertumbuh, Anda akan menemukan kebutuhan buat menambah karyawan secara alami.Ingat bahwa, sekarang ini tergantung loka tinggal Anda dan jenis orang yg Anda pekerjakan, Anda mungkin diharuskan membayar iuran pertanggungan kesehatan karyawan selain menurut gaji dasarnya.

Mintakan pinjaman kepada teman dan/atau keluarga. Ketika mencoba membangun usaha dari nol, kreativitas & kerja keras Anda dapat menggantikan kiprah uang yg banyak. Tetapi Anda dapat mencapai suatu titik dimana Anda nir bisa maju tanpa sedikit uang. Misalnya, Anda mungkin butuh suatu indera yang mahal yg tidak Anda miliki & nir bisa Anda pinjam. Banyak bisnis miniyg mendapat pertolongan dari kerabat atau teman yang baik. Tetapi sebelum Anda putusan bulat pada pinjaman itu, pastikan Anda menyatakan kondisi pinjaman itu secara tertulis – seberapa lamaAnda akan wajibmembayar, seberapa akbar pembayaran itu nantinya ,dll.Memiliki klausa yang menyampaikan jika bisnisnya gagal, Anda dapat saat ekstra panjang untuk membayarkan hutangnya (atau nir harus Anda bayarkan kembali sama sekali) mungkin adalah wangsit yang sangat rupawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *